Kecanduan Bermain Game Online pada Anak

Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tentu akan mempunyai dampak yang tidak baik.   Begitu juga dengan game yang saat ini sedang sangat disukai oleh anak-anak dan juga remaja.   Bermain game sebenarnya tidak ada salahnya jika tidak berlebihan dan tidak sampai menimbulkan efek yang negatif.  Pada awalnya game itu diciptakan oleh para programer hanya sebagai pengisi waktu luang untuk menghilangkan kejenuhan dalam bekerja.  Tetapi saat ini dengan kemajuan teknologi sebahagian anak-anak sudah dapat menggunakan komputer dan smartphone sehingga tidak dapat dihindari lagi dari penggunaan game yang ada dalam aplikasinya. Untuk menghindari anak kecanduan terhadap game para orang tua harus selalu mengawasi dan mendampingi anak-anaknya.

Tanda Kecanduan Bermain Game online pada Anak

            Seorang anak dapat  dikategorikan kecanduan terhadap game jika mengalami  tanda atau gejala dalam waktu yang relatif lama minimal 1 tahun menunjukkan aktifitas yang diluar kebiasaan anak yang normal pada umumnya.

Ada beberapa tanda  seorang anak telah mengalami kecanduan bermain game yaitu :

  • Anak menjadi ingin bermain game setiap waktu

Bermain game telah membuat jiwa  si anak terus bergejolak terutama apabila dia tidak dapat memenangkan permainannya.   Si anak menjadi penasaran  sehingga terus ingin mencoba dan mencoba agar bisa mengalahkan permainan lawan.  Anak tidak mau peduli dengan hal lainnya.  Fokus  yang ada dipikirannya hanya bermain game sampai keinginannya terpenuhi.

  • Anak menjadi cepat emosi apabila tidak bisa bermain game

Tanda ini juga menjadi bukti bahwa anak sudah kecanduan dengan game. Anak akan cepat terpancing emosinya terutama jika tidak diizinkan untuk bermain game.  Emosinya semakin tinggi terutama apabila dia membayangkan belum dapat mengalahkan lawannya.

  • Anak lebih suka menghabiskan waktunya untuk bermain game

Efek dari kecanduan mengakibatkan seorang anak sangat tertarik untuk selalu bermain game sehingga anak tidak mau melakukan kegiatan lainnya seperti belajar, makan, beribadah dan mandi.

  • Kecanduan terhadap game mengakibatkan anak  punya kebiasaan untuk berbohong

Inilah efek psikologis dalam waktu yang lama dan akan berpengaruh  ke masa depan anak.   Anak cenderung untuk berbohong demi untuk dapat  memenuhi keinginannya bermain game.   Kebiasaan ini sangat merugikan bagi mentasl dan psikologi anak dimasa depan.

  • Anak  menjadi suka menghabiskan  uang  demi dapat bermain game

Sekarang telah banyak sekali muncul game-game baru.  Para produsen game selalu berusaha untuk menciptakan game-game baru untuk dapat menarik minat konsumennya.   Bagi pecandu game mereka akan dengan mudahnya mengeluarkan uang untuk dapat membeli suatu game yang baru.

Perhatian khusus perlu disampaikan kepada seluruh orang tua agar dapat selalu memantau  perkembangan psikologis anaknya .  Jika sudah ada tanda kecanduan pada anak- anda maka segeralah membawa anak anda kedokter atau psikologis sebelum kecanduannya semakin parah dan  merusak anak  fisik dan mental anak dimasa yang akan datang.   Jangan sampai orang tua terlambat mengatasinya  dan baru menyesal setelah semuanya tidak dapat disembuhkan lagi.   Jika anak belum mengalami kecanduan ada baiknya para orang tua melakukan tindakan preventive berupa pencegahan agar anak jangan sampai menjadi kecanduan dengan  game.   Perlahan-lahan kurangi aktifitas bermain anak dengan game.  Ajak anak untuk melakukan aktifitas di luar rumah melakukan kegiatan fisik seperti jalan santai, berenang, berkreasi  sehingga anak merasa bahagia dan secara perlahan-lahan dapat merasakan bahwa aktifitas lain selain bermain game itu itu lebih menarik.