Efek Negatif Game Online Pada Anak

Kemajuan teknologi terutama teknologi informasi dengan munculnya internet dimana menjadikan dunia tanpa batas dan semua informasi begitu cepat tersebar yang baik dan juga yang tidak baik.   Salah satu hal buruk yang timbul dari kemajuan teknologi di era 4.o saat ini adalah dengan munculnya game online.   Game on line ini sangat diminati oleh anak-anak karena   pada prinsipnya anak-anak menyukai hal yang mengasikkan dan menghibur.   Mula-mula game digunakan hanya sebagai pengisi waktu luang tetapi lama kelamaan akan menjadi ketagihan sehingga mengakibatkan efek negetif game on line bagi pemakainya.

Fakta Medis Efek Negatif Game Pada Anak

            Sudah tidak dipungkiri bahwa bermain game pada anak lebih banyak menimbulkan bahaya dari pada manfaat yang diperoleh dari game online itu.   Ada beberapa efek negatif game online pada anak :

  • Akan merusak retina mata

Jika anak bermain game dalam jumlah yang tinggi maka lama kelamaan akan merusak retina mata.  Sebagaimana diketahui bahwa layar komputer maupun layar hp memiliki cahaya infra merah yang akan berakibat merusak retina mata apabila terlalu sering menatap layar tersebut.

  • Dapat mengakibatkan obesitas pada anak

Bagaimana ini bisa terjadi.  Faktanya bahwa apabila anak sering bermain game maka sianak tidak akan melakukan aktifitas apapun.  Bermain game dengan duduk dan selama bermain game si anak terus duduk saja.   Hal ini memberikan efek negatif pada tulang anak.   Karena otot jadi jarang digunakan dan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pada otot seperti kaku dan radang persendian.   Selain itu karena jarang bergerak dan hanya duduk saja  kemudian biasanya bermain game sambil memakan makanan ringan maka hal ini akan mengakibatkan terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas pada anak.

  • Nyeri pada persendian

Posisi anak pada saat bermain game yang tidak benar misalnya duduk dengan membungkuk atau bermain game sambil tidur-tiduran dalam waktu yang lama akan memberikan efek negatif game bagi anak.   Salah posisi duduk dan terjadi dalam waktu yang lama dan berulang-ulang dapat membuat otot-otot si anak menjadi kaku dan akhirnya akan terjadi nyeri sendi.

  • Konsentrasi anak dalam belajar menurun

Akibat sering bermain game pikiran si anak selalu tertuju pada game.  Pada prinsipnya game itu membuat penggunanya menjadi kecanduan karena penasaran apabila tidak bisa menguasai permainannya.   Hal ini berdampak pada menurunnya tingkat  konsentrasi anak dalam belajar.

  • Susah melakukan komunikasi.

Game membuat si anak malas bermain dengan anak-anak dan lingkungannya.   Anak lebih suka menyendiri dan bermain game sendiri.   Hal ini tentu saja tidak baik bagi kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan teman dan lingkungannya nanti.

  • Anak tidak mau bersosialisasi dengan lingkungannya

Dunia anak adalah dunia bermain dan dunia untuk melakukan pengenalan terhadap sesuatu yang baru yang ada sekitar lingkungannya.   Namun bagi anak yang  kecanduan main game tidak suka bermain dengan  orang-orang yang ada dilingkungannya termasuk bermain dengan kawan-kawan seusianya.    Padahal  ini sangat penting bagi anak dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesamanya.

Efek negatif game on line ini dapat dihindari apabila orang tua selalu memantau anak-anaknya dalam bermain game.   Semua aktifitas anak  harus mendapat perhatian dari orang tua karena apabila terlambat nanti akan merugikan orang tua dan anak dimasa yang akan datang.  Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati.